k3s_banner.jpg
HOME TENTANG K3S BERITA PERSYARATAN REGISTRASI TENTANG PMBS KONTAK
k3s_mediapartner.jpg
Persyaratan

Syarat dan ketentuan umum bagi peserta kompetisi :

  1. Peserta kompetisi adalah siswa  SMA / sederajat
  2. Pendaftaran GRATIS untuk seluruh kategori kompetisi
  3. Pendaftaran (pengisian formulir) untuk seluruh jenis kompetisi dilakukan secara online pada situs www.pmbs.ac.id/k3s   
  4. Saat mengisi formulir pendaftaran, peserta harus menyatakan bahwa karya yang diikutsertakan dalam lomba merupakan karya orisinal peserta lomba, tidak terikat kontrak dengan pihak lain, belum pernah memenangkan kompetisi sejenis dan belum pernah dipublikasikan. Apabila ada masalah  di kemudian hari, maka panitia berhak mendiskualifikasikan peserta.    
  5. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat
  6. Seluruh materi kompetisi dikirimkan via e-mail  k3sbanten@gmail.com   selambat-lambatnya 31 Agustus 2012. Panitia akan mengirimkan e-mail balasan apabila data diri peserta dan materi kompetisi yang dikirimkan oleh peserta telah memenuhi ketentuan.
  7. Rincian waktu dan lokasi pelaksanaan sbb :

 

No

Tanggal

Agenda

Lokasi

1

1 April – 24 Agustus  2012

pendaftaran peserta

www.pmbs.ac.id/k3s

2

7 April – 31 Agustus 2012

pengumpulan karya

www.pmbs.ac.id/k3s

3

6 September 2012

pengumuman finalis

www.pmbs.ac.id/k3s

Tangsel Pos

Satelit News

Banten Pos

4

Pertengahan September 2012 (to be confirmed)

Penganugerahan Pemenang

Lippo Karawaci /Summarecon Mal Serpong (SMS)

 

 

Ketentuan khusus per jenis lomba :

1.      Lomba Penulisan Esai (perorangan)

  • Bentuk tulisan : esai atau artikel yang deskriptif/naratif/persuasif
  • Karya esai  harus sesuai dengan tema yang dipilih. Setiap peserta dapat memilih salah satu tema saja.
  • Kriteria Penilaian :
    • Orisinalitas
    • Kesesuaian esai  dengan tema yang dipilih
    • Kreatif dan inovatif
    • Solusi yang ditawarkan dan aplikatif
    • Kelengkapan data dan dukungan argumentasi yang logis
    • Sistematis
  • Sistematika penulisan :

           judul – pendahuluan - tubuh esai (isi) - kesimpulan

  • Format penulisan :
    • Font : Times New Roman;  Ukuran : 12 ; Spasi : 1,5 pt ; Kertas ukuran A4
    • tulisan max. 5000 karakter (Margin : 4,4,4,4)
    • Peserta tidak boleh memasukkan foto atau elemen grafis lainnya dalam tulisan
    • Pilihan tema ditulis di pojok kiri atas sebelum judul
    • Nama File : NAMA PESERTA_KELAS_JUDUL  TULISAN
    • File dikirim dalam bentuk *.doc  atau *.docx  ke e-mail  k3sbanten@gmail.com
  • Pihak Prasetiya Mulya Business School dan Redaksi Tangsel Pos/Satelit News/Banten Pos berhak menyunting tulisan yang akan dimuat di tiga media itu. 

 

2.      Lomba Fotografi (Perorangan)

  • Foto yang dikirimkan harus sesuai dengan pilihan tema lomba foto di atas.
  • Foto dibuat dengan Kamera Digital (Pocket/DSLR/HP beresolusi tinggi)  dalam format file *.JPG  max. 800 KB
  • Peserta dapat mengirimkan maksimal 2 (dua) karya foto
  • Foto harus dilengkapi dengan naskah berupa judul dan caption/keterangan   foto maksimal 25  (dua puluh lima) kata. Naskah foto dikirimkan dalam file berformat  *.DOC atau *.DOCX disertai dengan TEMA FOTO_NAMA FOTOGRAFER_ASAL SEKOLAH_KELAS_KETERANGAN LOKASI PENGAMBILAN FOTO_KETERANGAN IDENTITAS OBYEK FOTO
  • Karya foto dan naskah digabung jadi satu dan dikirim dalam bentuk digital  terkompresi *.RAR (dalam file tsb. termuat file FOTO.JPG  max. 800 KB per foto dan JUDUL.DOC atau  JUDUL.DOCX max 50 kb)
  • Tidak diperkenankan memberi tulisan/watermark/logo/kode/frame apapun pada foto. Editing minor seperti cropping, resize,  dan pengaturan exposure  diperbolehkan. Namun, retouching yang berlebihan tidak diperkenankan
  • Foto yang dikirimkan oleh peserta tidak terikat kontrak dengan pihak lain, belum pernah memenangkan lomba sejenis dan belum pernah dipublikasikan. Peserta harus menjamin bahwa publikasi semua foto yang diikutsertakan dalam lomba tidak akan memunculkan masalah hukum. Apabila terjadi masalah, maka panitia berhak mendiskualifikasi peserta.S
  • Seluruh karya foto yang dikirimkan peserta akan menjadi milik panitia. Apabila ada penggunaan karya peserta oleh panitia untuk bahan publikasi, maka panitia  berhak menerbitkan tanpa memberitahu peserta tetapi tetap menyebutkan nama peserta.
  • Kriteria Penilaian :
    • Kesesuaian Tema (isi foto)
    • Daya tarik
    • Keunikan
    • Harmonisasi

 

3.       Lomba Ide Kreatif (Kelompok)

  • Jumlah anggota per kelompok maksimal 3 orang dari satu SMA yang sama. Anggota bisa dari kelas yang berbeda. Siswa tercatat aktif pada tahun akademik 2012 dan 2013. 
  • Kriteria penilaian :
    • Orisinalitas ide
    • Solusi yang ditawarkan dan keilmiahan
    • Memiliki dampak sosial, lingkungan dan ekonomi
    • Kekuatan visi
    • Dapat diterapkan/diselenggarakan pada skala komunitas
    • Memiliki skala keberlanjutan
    • Bisa menjadi inspirasi banyak orang
  • Ide kreatif dituangkan dalam bentuk Makalah dengan ketentuan, sbb: 
    • Jumlah halaman makalah min. 8 hal dan max. 12 hal A4 (termasuk cover)
    • Font : Times New Roman;  Ukuran : 12 ; Spasi : 1,5 pt ; Margin : 4,4,4,4.
    • Sistematika makalah :

Cover                                                                          (1 hal)

BAGIAN I. Pendahuluan :  Latar Belakang Makalah                    

BAGIAN II. Ide

BAGIAN III. Kesimpulan

Daftar Pustaka                                                             (1 hal)

  • Peserta dapat memasukkan elemen grafis, seperti :

tabel, bagan, dan gambar  dalam tulisan

  • Isi cover :

JUDUL IDE  (contoh : “Penggunaan Social Media untuk Memasarkan Kesenian Debus”)

NAMA kelompok, rincian nama anggota, dan kelas

asal sekolah 

  • Nama File : NAMA KELOMPOK_ JUDUL  MAKALAH
  • File dikirim dalam bentuk *.doc  atau *.docx  ke e-mail  k3sbanten@gmail.com   dengan ukuran max. 500 KB

 

Penjelasan Istilah

  1. Komunitas Lokal

Konsep komunitas lokal dapat dimaknai sebagai :

  • Komunitas yang tinggal dalam satu lokasi yang sama dengan eksistensi yang jelas

                Contoh : komunitas Baduy, komunitas Desa Babakan,Paguyuban Warga Perumahan BSD

  • Komunitas yang mempunyai karakteristik yang sama, meskipun tidak tinggal dalam lokasi     yang sama tetapi mereka berinteraksi pada waktu  tertentu

                Contoh : Panti Asuhan,  masyarakat di daerah rawan banjir, pelajar SMAN 1,         Lembaga Permasyarakatan (Lapas)    

  • Komunitas yang terbentuk melalui jaringan sosial, mempunyai minat yang sama akan sesuatu.

                Contoh : Komunitas Musik Serpong, Klub Sepeda Onthel, Perguruan Pencak Silat,

                             LSM Peduli Lingkungan, Koperasi Unit Desa (KUD) Babakan

 

           Mengenai tema “Profil dan Peran  Komunitas-Komunitas Lokal di Prov. Banten”, Profil disini dapat diartikan sebagai deskripsi tentang komunitas tersebut, sementara         peran diartikan sebagai upaya-upaya atau kontribusi yang telah dilakukan komunitas                 tersebut terhadap masyarakat di lingkungannya.

 

 

      2. Bisnis Pariwisata Budaya

                Budaya –terutama budaya yang dianut oleh masyarakat pada masa lampau – telah menjadi daya tarik pariwisata sehingga menjadi destinasi pariwisata.       Mengapa orang tertarik berwisata budaya? Keragaman budaya yang didasarkan pada perbedaan cara mencipta, merasa, berkarya melahirkan keunikan-keunikan tersendiri. Dengan potensi kekhasan produk budaya masing-masing daerah, maka setiap wisatawan dapat menyaksikan keragaman yang menghadirkan pengalaman berkesan.

                Objek dan daya tarik wisata hasil cipta, karya, dan rasa  manusia dapat berwujud museum, peninggalan produk kebudayaan purbakala, peninggalan sejarah dan  ilmu pengetahuan, seni,  peninggalan budidaya, wisata religi, dan  taman rekreasi.

                Berikut beberapa contoh detail obyek pariwisata budaya :

contoh wisata museum: Museum Keramik, Museum Kereta, Museum Lukisan

contoh obyek wisata religi : candi, masjid, gereja, vihara, kuil, dolmen, makam wali, leluhur, dll. 

contoh obyek wisata seni :  pagelaran Tari, Pementasan Wayang, Konser music, dll. 

contoh obyek wisata budidaya: wisata agro, kebun raya, kebun binatang, dll. 

Contoh obyek wisata Sejarah dan Pengetahuan : Museum Geologi, Museum Fisika, Perpustakaan buku kuno, dll.   

                Dengan daya tariknya tersebut, pariwisata budaya telah menjadi komoditas bisnis yang menjanjikan dari segi profit, pemberdayaan masyarakat lokal dan pewarisan nilai-nilai luhur (sosial), dan pengelolaan lingkungan hidup. Bisnis pariwisata budaya  banyak mengandalkan obyek peninggalan masa lampau sebagai produknya sehingga  bisnis  ini secara sempit dapat diartikan sebagai usaha berikut cara-cara memberikan nilai tambah dari suatu obyek wisata budaya.